Kiai Said menegaskan bahwa kemajuan warga NU tidak ditentukan oleh kepemilikan konsesi tambang, melainkan oleh penguatan SDM lewat pesantren, ekonomi kerakyatan, beasiswa, layanan kesehatan, dan digitalisasi pelayanan umat.
“Keberkahan NU itu dari ketulusan, dari amanah, dari keilmuan. Bukan dari proyek tambang. Kita bisa maju tanpa itu semua, asal tata kelola dan pelayanan ke umat diperkuat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (7/12/2025).
Ia menutup dengan pesan bahwa seluruh sarannya lahir dari kepedulian terhadap masa depan PBNU, agar organisasi kembali teduh dan menjaga marwah satu abad lebih yang telah diwariskan para pendiri.***





