Sekitar 23 persen tenaga kerja global diproyeksi akan berubah secara drastis. Beberapa profesi akan punah, sementara lainnya bermunculan.
WEF mencatat industri media, hiburan, dan olahraga akan mengalami perubahan paling masif, dengan 32 persen pekerjaan di dalamnya akan hilang atau berganti wajah. Sektor lain yang terdampak antara lain layanan pemerintah, teknologi informasi, real estat, keuangan, transportasi, dan logistik.
Berikut 15 jenis pekerjaan yang diprediksi hilang karena otomatisasi dan sistem berbasis AI:
- Teller bank
- Petugas pos
- Kasir dan loket
- Staf entri data
- Sekretaris dan administrasi
- Pencatat stok
- Staf akuntansi, pembukuan, dan penggajian
- Legislator dan pejabat publik
- Staf statistik, asuransi, dan keuangan
- Penjual door-to-door dan kaki lima
- Satpam
- Manajer kredit dan pinjaman
- Penyelidik dan pemeriksa klaim
- Penguji perangkat lunak
- Relationship manager
Ketika teknologi semakin canggih, tekanan terhadap stabilitas kerja makin terasa. Dan seperti WOOHOO di Dubai, masa depan kerja tidak hanya soal efisiensi, tapi juga tentang bagaimana manusia dan mesin bisa bekerja berdampingan—atau bersaing.***





