Qatar resmi sepakat menjalin kerja sama dengan Indonesia untuk pendanaan program pembangunan 1 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kerja sama dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan investor Qatar, Sheikh Abdul Aziz Al Thani di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2025. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Pendanaan Qatar dijalankan dengan skema Goverment-to-Goverment dengan Indonesia. Dengan kerja sama ini, Qatar menjadi investor luar negeri pertama yang berkontribusi untuk pemenuhan program prioritas Presiden Prabowo Subianto membangun 3 juta rumah untuk MBR setiap tahunnya.
Sebelum penandatanganan ini, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyebut jika ada dua negara Arab, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA), yang siap untuk turut membiayai Program 3 Juta Rumah.
Menurut adik Prabowo itu, kedua negara tersebut siap untuk turut membantu pembangunan 7 juta rumah dari total target 15 juta rumah—atau 3 juta per tahun—dalam program tersebut.
“Dua negara ini bersedia untuk membiayai 7 juta unit perumahan,” kata Hashim, melalui keterangannya pada Jumat, 27 Desember 2024.
Kata dia, Pemerintah Qatar bersedia membantu pembangunan 5 juta rumah. Selain itu, ada juga dermawan dari negara teluk itu yang bersedia membantu pembangunan 1 juta unit lainnya. Sehingga, dari Qatar saja, sudah 6 juta unit rumah.***





