Profil Tom Lembong
Tom lahir dari pasangan Yohanes Lembong (Ong Joe Gie), seorang dokter ahli jantung dan THT lulusan Universitas Indonesia asal Manado, dan Yetty Lembong, seorang ibu rumah tangga asal Tuban.
Tom Lembong adalah salah satu dari pendiri private equity fund, Quvat Management (Quvat) yang didirikan pada tahun 2006. Perusahaan investasi tersebut mengelola dana lebih dari US$ 500 juta. Dilansir dari laman Kontan, lebih dari 11 perusahaan berada di bawah manajemen Quvat. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor kelautan, logistik, konsumsi, dan juga keuangan.
Pengalaman kerja Tom Lembomg sebelum mendirikan Quvat adalah bekerja di Farindo Investments, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai Senior Vice President and Division Head Deutsche Bank, dan Morgan Stanley.
Kemudian, nama Tom Lembong mulai terdengar di telinga masyarakat saat divestasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Di mana, Tom Lembong menjabat sebagai Kepala Divisi Asset Management Investment di Badan Penyelamatan Perbankan Nasional (BPPN) saat itu.
Pada tahun 2002, Tom Lembong bersama tim memimpin investasi Farindo Investments yang merupakan konsorsium antara Farallon Capital dan Djarum Group, mengakuisisi 51% saham Bank BCA senilai US$ 571 juta. Sehingga, Bank BCA saat ini bisa dibilang menjadi satu-satunya bank swasta nasional terbesar yang mayoritas sahamnya masih dimiliki oleh perusahaan Indonesia.
Asal tahu saja, Tom Lembong sempat mengenyam pendidikan dasar di Jerman tahun 1974-1981 ketika berusia 3 hingga 10 tahun ketika ayahnya studi di Jerman. Sekembalinya ke Jakarta, Tom meneruskan SD serta SMP di Sekolah Regina Pacis, Jakarta. Saat SMA, Tom pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.
Kemudian, Tom Lembong melanjutkan studinya di Harvard University pada 1994 dengan program studi Architecture and Urban Design dengan gelar Bechelor of Arts. Pada tahun 2008, Tom Lembong pernah ditetapkan sebagai Young Global Leader (YGL) oleh World Economic Forum di Davos.
Tom Trikasih Lembong, penulis pidato Game of Throne yang dibacakan Presiden Jokowi di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, 12 Oktober 2018. ___FOTO:Tangkapan Layar @RhenalKasali





