Profil Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional Pilihan Prabowo

Nanik S Deyang
Ketua BGN Nanik S Deyang. --- Dok BGN

Ia merupakan salah satu tokoh yang aktif dalam tim pemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2019. Saat itu, Nanik menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Selain itu, ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), organisasi yang memiliki kedekatan dengan berbagai program sosial dan kebangsaan.

Kedekatan tersebut membuat Nanik menjadi salah satu figur yang dipercaya mengemban sejumlah tugas strategis setelah Prabowo memimpin pemerintahan.

Bacaan Lainnya
Menempati Berbagai Jabatan Strategis

Sebelum menjadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik lebih dahulu dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang dilantik pada 17 September 2025.

Dalam kapasitas tersebut, ia aktif melakukan pengawasan dan inspeksi lapangan terhadap pelaksanaan program-program gizi nasional.

Selain itu, Nanik juga pernah dipercaya sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), salah satu perusahaan BUMN terbesar di Indonesia.

Ia juga masuk dalam jajaran pimpinan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebagai Wakil Kepala I, lembaga yang dibentuk untuk mempercepat penanganan kemiskinan di berbagai daerah.

Pimpin Badan Gizi Nasional

Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya.

Sebagai pimpinan BGN, ia memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menjalankan program-program peningkatan gizi masyarakat.

Tugas tersebut dinilai sangat strategis karena berkaitan langsung dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui perbaikan gizi, penanganan stunting, serta penguatan program makan bergizi bagi masyarakat.

Dengan pengalaman panjang di dunia media, organisasi, korporasi, hingga pemerintahan, Nanik S Deyang kini menjadi salah satu perempuan yang memegang peran penting dalam agenda pembangunan kesehatan dan gizi nasional di era Presiden Prabowo Subianto.***

Pos terkait