Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak terlalu ambil pusing dengan kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat jeblok lebih dari 6 persen pada Selasa, 19 Maret 2025 lalu. Baginya, harga pangan yang stabil lebih penting dan utama.
Menurutnya, pangan adalah kebutuhan pokok yang sangat memengaruhi masyarakat, sementara tidak semua orang terdampak kondisi di pasar saham.
“Saya bersyukur semua pihak bekerja keras di bidang pangan dan pertanian. Pangan paling utama. Harga saham boleh naik turun, pangan aman, negara aman,” ujarnya, dalam pembukaan Sidang Kabinet, Jumat, 21 Maret 2025.
Pada kesempatan itu, Prabowo meledek sejumlah menteri yang wajahnya terlihat lesu. Ia menduga mereka tidak bersemangat karena bermain saham.
”Saya lihat yang stress harga saham turun hanya beberapa orang di sini. Maruarar? Trenggono? Duduk sebelahan itu. Kalau Budiman enggak. Tenang aja karena enggak punya saham dia. Rosan? Rosan sudah botak, jadi enggak apa-apa,” ujarnya, sambil tertawa.
Soal harga pangan, Prabowo menilainya cukup terkendali. Yang kenaikannya cukup tajam mungkin hanya cabai, namun, kata dia, bisa diatasi dengan mengurangi konsumsi.
“Mungkin harga cabai rawit naik beberapa saat, lalu sekarang sudah mulai turun. Tapi, saran saya, jangan terlalu makan pedas,” katanya. ***





