Presiden Prabowo Subianto menyebut kericuhan dalam aksi demo bukan spontan. Polisi, kata dia, menemukan truk berisi petasan dan perlengkapan pembakar. Ia menilai serangan ke gedung DPR sebagai upaya makar.
__________
Presiden Prabowo Subianto mengklaim jika kericuhan dalam unjuk rasa beberapa hari belakangan di sejumlah wilayah telah dirancang secara terencana. Ia juga mengungkap temuan barang bukti yang diamankan polisi, mulai dari petasan besar hingga peralatan untuk membakar.
“Di banyak tempat saya dapat laporan, datang truk-truk, di situ ada petasan-petasan berat dan besar. Anggota ada yang terbakar leher, ada yang terbakar paha. Bayangkan kalau laki-laki terbakar alat vitalnya. Ini sudah rusuh, niatnya membakar,” kata Prabowo di RS Bhayangkara Polri, Jakarta Timur, Senin, 1 September 2025.
Prabowo menekankan, hak menyampaikan pendapat dijamin undang-undang. Namun, ia mengingatkan demonstrasi harus dilakukan damai, sesuai aturan, dan dibatasi hingga pukul 18.00 WIB.
Menurut Prabowo, serangan ke gedung DPR dan DPRD memperlihatkan tujuan yang lebih serius.
“Itu simbol kedaulatan negara, alat demokrasi. Dibakar. Jadi niatnya bukan menyampaikan pendapat, tapi makar. Niatnya mengganggu kehidupan rakyat, menghancurkan upaya pembangunan nasional,” ujarnya.
Presiden juga menegaskan pemerintahannya tetap berpihak pada rakyat kecil. Ia mengaku sudah meminta pengusaha besar bekerja lebih keras membuka lapangan kerja, sementara negara fokus mengurus kelompok paling miskin.
“Semua program saya bisa dilihat dan sudah mulai hasilnya. Tapi ada sekelompok orang ini, yang kita lihat terencana,” kata Prabowo.***





