Asam Folat
Bagaimana dengan asam Folat? Menurut Statpearls, asam folat (vitamin B9) adalah vitamin yang larut dalam air yang digunakan untuk mengelola dan mengobati anemia megaloblastik. Asam folat mendapat persetujuan Food and Drug Administration (FDA), BPOM-nya Amerika Serikat, untuk mengobati anemia megaloblastik dan makrositik akibat defisiensi folat.
Kegiatan ini menjelaskan indikasi, mekanisme kerja, dan kontraindikasi asam folat sebagai agen yang berharga dalam menangani anemia megaloblastik dan mencegah gangguan lainnya. Salah satu peran folat yang bermanfaat tampaknya adalah kemampuannya untuk mengurangi kadar homosistein pada cacat tabung saraf.
Selain itu, kegiatan ini akan menyoroti profil efek samping dan faktor-faktor penting lainnya (misalnya, penggunaan di luar label, pemberian dosis, pemantauan, interaksi yang relevan) yang berkaitan dengan tim layanan kesehatan yang menangani kondisi yang dapat memperoleh manfaat dari suplemen asam folat. Demikian dikutip dari laman perpustakaan nasional Amerika Serikat, Selasa (5/12/2023).
Sumber folat dalam makanan antara lain sayuran berdaun hijau seperti bayam, brokoli, selada, daging (hati), telur, dan susu. Wanita yang berencana hamil sebaiknya mengonsumsi suplemen asam folat untuk mengurangi risiko cacat tabung saraf (NTD), seperti spina bifida, pada janin yang sedang berkembang.
Periode kerentanan terbesar adalah pada minggu keempat perkembangan, ketika seorang wanita mungkin tidak menyadari bahwa dia hamil. Oleh karena itu, wanita usia subur sebaiknya mengonsumsi suplemen asam folat jika aktif secara seksual, terutama saat berencana untuk hamil.
Jika ibu hamil mengonsumsi 4 mg asam folat setiap hari, diperlukan waktu 20 minggu bagi tubuhnya untuk mencapai kadar folat optimal guna mengurangi risiko cacat tabung saraf. Oleh karena itu, suplementasi harus dimulai 5 sampai 6 bulan sebelum pembuahan. Asam folat yang cukup juga dikaitkan dengan penurunan risiko kelahiran prematur.
Asam folat dapat digunakan sebagai suplemen selama kehamilan dan menyusui.
- Workshop Resource Description and Access (RDA) untuk suplementasi selama kehamilan adalah 600 mcg per oral setiap hari. Tidak ada risiko yang diketahui membahayakan janin.
- RDA untuk suplementasi selama kehamilan adalah 500 mcg per oral setiap hari. Tidak ada risiko yang diketahui mengenai bahaya pada bayi atau dampak buruk pada produksi ASI.
Demikian perbedaan asam sulfat dengan asam folat. Semoga bermanfaat bagi wanita yang ingin hamil atau sedang mengandung buah hatinya.





