Kasus korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah menjadi ujian berat Kejaksaan Agung. Jaksa berintegritas tinggi layaknya Baharuddin Lopa sangat dibutuhkan agar proses hukum tak tebang pilih.
Deni Kailimang, advokat senior, menyebut penegakan hukum dalam kasus eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memerlukan sosok jaksa berintegritas. Menurutnya, figur teguh seperti mendiang Jaksa Agung Baharuddin Lopa amat dibutuhkan saat ini.
”Harus ada suatu benar-benar ya suatu pimpinan yang seperti Lopa, yang bisa seperti Hugeng, yang benar-benar bisa mengayomi para aparat penegak hukum,” kata Deni dalam acara ROSI di Kompas TV, Kamis (23/7/2026).
Harapan ini mengemuka lantaran kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Febrie kini ditangani langsung oleh internal Kejaksaan Agung. Deni menyoroti besarnya beban moral serta tantangan hati nurani yang dipikul oleh tim penyidik.
Ujian Kemandirian Institusi
Jabatan Jampidsus merupakan posisi yang sangat strategis dalam struktur penegakan hukum nasional. Oleh sebab itu, kemandirian jaksa penyidik menjadi kunci utama agar proses hukum tidak dianggap tebang pilih atau sekadar formalitas semata.
Situasi tersebut dinilai menjadi momentum krusial bagi Kejaksaan Agung. Publik menanti kemampuan institusi ini dalam menyelesaikan perkara internal secara objektif, tanpa terpengaruh oleh relasi jabatan di masa lalu.
Selain itu, penuntasan kasus secara transparan amat penting guna mencegah melebarnya celah ketidakpercayaan publik terhadap agenda pemberantasan korupsi di tanah air.
”Bagaimana hati nurani mereka untuk bisa menangani perkara ini secara profesional, transparan, mandiri. Nah, ini penting. Institusi ini saya rasa dicoba,” ucap Deni menegaskan pentingnya komitmen etik.
Jejak Keteladanan Lopa
Sebelumnya, nama Baharuddin Lopa telah terukir lekat dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia. Pria kelahiran Polewali Mandar tersebut tersohor sebagai jaksa yang berani dan pantang berkompromi terhadap pelbagai bentuk ketidakadilan.





