Pemerintah Potong Pajak Penulis dan Tebar Diskon Tiket

Ilustrasi stimulus ekonomi: pajak penulis turun, tiket perjalanan didiskon, dan magang nasional dibuka kembali.
Pemerintah gelontorkan paket stimulus Rp7,8 triliun: pajak penulis turun dari 6 persen ke 1,5 persen, tiket pesawat diskon 30 persen, dan magang nasional dibuka lagi.

Pemerintah resmi menyiapkan paket stimulus ekonomi Semester II 2026 senilai Rp7,8 triliun — belum termasuk insentif pajak bagi penulis.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan paket ini usai rapat koordinasi terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Selasa (26/5/2026).

Bacaan Lainnya
Pajak Penulis Turun Drastis

Kabar terbesar datang dari sektor literasi. Pemerintah memangkas Pajak Penghasilan (PPh) final royalti penulis dari 6 persen menjadi 1,5 persen.

“Kita sudah putuskan untuk memberikan insentif pajak untuk penulis. Diberikan PPh final sebesar 1,5 persen. Karena ini merupakan janji kampanye Bapak Presiden,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (26/5).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, kebijakan ini bertujuan mendorong lebih banyak orang mau menulis — khususnya karya ilmiah. Teknis pelaksanaannya akan diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Diskon Tiket dan Magang Nasional

Di sektor transportasi, pemerintah menyiapkan dua gelombang diskon. Untuk libur sekolah, anggaran Rp190,5 miliar dialokasikan untuk diskon tiket kereta api, angkutan laut, dan penyeberangan — menyasar 3,07 juta penerima manfaat.

Sedangkan untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, anggaran disiapkan sebesar Rp161,4 miliar dengan target 2,87 juta penerima.

Untuk penerbangan, pemerintah kembali menerapkan diskon tiket pesawat kelas ekonomi domestik sebesar 30 persen melalui skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Periode libur sekolah berlaku 24 Juni–5 Juli 2026, dengan anggaran Rp472,7 miliar untuk 2,3 juta penumpang.

Pada periode Nataru (22 Desember 2026–10 Januari 2027), anggaran PPN DTP pesawat meningkat ke Rp722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang. Bonus tambahan: diskon biaya layanan bandara sebesar 50 persen.

Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah membuka gelombang keempat Program Magang Nasional pada Juli 2026 untuk 150.000 peserta, dengan anggaran Rp4,14 triliun.

Pos terkait