Pakar Pertanian Ingatkan Kenaikan Suhu Bumi Ancam Ketahanan Pangan

Kenaikan suhu muka bumi mengancam ketahanan pangan. Ilustrasi:ChatGPT

“Tanpa mitigasi yang tepat, inflasi harga bahan pokok bisa melonjak. Daya beli masyarakat akan menurun, dan pada akhirnya ini bisa memicu ketidakstabilan sosial serta ekonomi,” jelas Bayu.

Ia menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi. Akademisi perlu mengembangkan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap suhu tinggi, sementara pemerintah harus memastikan petani mendapatkan pendampingan dalam menyesuaikan pola tanam.

Teknologi seperti greenhouse dan plant factory yang memungkinkan pengaturan suhu menjadi salah satu solusi. Namun, kendala utama tetap ada: biaya yang tinggi.

Bacaan Lainnya

“Teknologi ini belum bisa diakses oleh seluruh petani, terutama di pedesaan. Pemerintah perlu intervensi dengan kebijakan subsidi atau insentif agar teknologi ini dapat digunakan secara luas,” ujar Bayu.

Ke depan, penyuluhan dan pendampingan terhadap petani harus diperkuat. Metode seperti hidroponik dan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi solusi adaptif yang bisa diterapkan dalam skala kecil. Jika langkah-langkah ini dilakukan secara konsisten, Indonesia masih memiliki peluang besar untuk bertahan di tengah gempuran perubahan iklim.

“Ketahanan pangan harus dijaga, tidak hanya dari segi ketersediaan, tetapi juga distribusi yang merata dan kualitas pangan yang layak dikonsumsi masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama,” pungkasnya.***

Pos terkait