Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Lumajang meresmikan layanan aplikasi jasa ojek dan pengiriman daring bernama Zendo.Layanan ini merupakan hasil kolaborasi antara Zendo dan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), dibikin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan akses lebih luas kepada pekerja informal.
Zendo diluncurkan pada Jumat, 3 Januari 2025, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lumajang. Pencetusnya adalah Lutfy Azizah, kader perempuan Muhammadiyah yang pernah menyabet penghargaan sebagai Peserta Terbaik Sektor Teknologi dalam Entrepreneur Development – Entredev 2024 dari Kementerian UMKM Republik Indonesia.
Zendo tercatat telah mengaspal jalanan di Tulungagung, Malang, Sidoarjo, Yogyakarta, Indramayu, Garut, Kabupaten Bekasi, Tangerang, Pekanbaru, hingga Banjarmasin.
Zendo mirip seperti Gojek dan Grab. Menawarkan beragam layanan, mulai dari ojek online, pesan antar makanan, antar barang, layanan kebersihan, laundry, pijat, perbaikan laptop dan komputer, hingga perbaikan rumah.
Sebagaimana diterangkan dalam aku Instagram resmi Zendo, layanan ini beroperasi setiap pukul 07.00-24.00, dengan jeda istirahat pukul 12.00-12.30 (Zuhur), 15.00-15.30 (Asar), 18.00-18.30 (Magrib) dan 19.00-19.30 (Isya).
Pengelola layanan ini mengeklaim telah memiliki 700 mitra pengemudi, 2.000 mitra layanan dengan jumlah pengguna aktif mencapai lebih dari 100.000 orang.
Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) Ghufron Mustaqim mengatakan, untuk menjamin kesejahteraan pengemudi, Zendo sangat selektif dalam merekrut mitra. Perekrutan dilakukan satu per satu secara bertahap, tidak langsung massif sebagaimana yang umumnya dilakukan oleh aplikasi serupa lainnya.
“Kami ingin setiap driver itu bisa dapat orderan yang layak per hari. Bisa cukup per hari,” kata Ghufron kepada wartawan, Selasa, 7 Januari 2025. Masyarakat bisa mencoba layanan aplikasi Zendo, dengan mengunduh melalui playstore, apple store, atau platfrom resminya.***





