Acara ini juga diarahkan untuk membuka mata hati terhadap kondisi masyarakat sekitar, terutama mereka yang belum menikmati hasil kemerdekaan secara utuh. Bantuan sosial, perhatian pada warga marginal, dan kunjungan silaturahmi menjadi bagian penting dari agenda.
Dengan itu, syiar tidak berhenti di ucapan. Ia menjadi tindakan nyata.***





