Mahasiswa Unair Gagas Plester Deteksi Kanker Hati

Hepatopatch
Tim mahasiswa Unair berhasil meraih juara berkat inovasi bernama Hepatopatch, patch kesehatan yang dapat digunakan untuk deteksi dini kanker hati primer. - Humas Unair

“Kami harus memastikan setiap komponen dalam inovasi ini dapat bekerja secara terintegrasi, mulai dari pengambilan sampel, deteksi biomarker, hingga analisis data,” kata Delsyad.

Bayu menegaskan HepatoPatch belum ditujukan untuk menggantikan diagnosis dokter. Menurut dia, inovasi ini berpotensi menjadi alat skrining awal bagi kelompok berisiko tinggi setelah melewati validasi analitik, uji klinis, dan izin regulator.

“Inovasi ini perlu melalui validasi analitik, uji klinis, dan izin regulator untuk diterapkan di masyarakat. Alat ini tidak ditujukan untuk menggantikan diagnosis dokter, melainkan sebagai alat skrining awal bagi kelompok yang berisiko tinggi terkena kanker hati,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Tim HepatoPatch juga mendorong mahasiswa berani mengikuti kompetisi ilmiah. Bagi mereka, kompetisi bukan hanya soal menang, tetapi juga latihan membaca masalah kesehatan nyata dan membangun solusi secara bertahap.***

Pos terkait