Tim DVI Polri diterjunkan untuk mempercepat identifikasi jenazah di beberapa titik terdampak. Pencarian korban masih menghadapi medan sulit dan hujan susulan.
Respons dan Kendala Penanganan
BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah telah mengerahkan alat berat untuk membuka jalur Aceh–Sumut yang terputus. Sebagian jalan nasional masih tertutup material longsor setinggi beberapa meter.
Pendirian pos pengungsian, dapur umum dan layanan kesehatan darurat juga dilakukan di tiga provinsi. “Prioritas kami adalah pembukaan akses dan percepatan evakuasi,” kata BNPB dalam laporan situasi harian, Jumat (28/11).
Meski demikian, akses yang belum pulih membuat distribusi bantuan berjalan lambat. Di beberapa titik, tim SAR harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk mencapai desa-desa yang terisolasi.
Konteks Kerentanan Kawasan
Rangkaian kejadian ini memperlihatkan tingginya kerentanan wilayah Sumatera bagian utara dan barat terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat curah hujan ekstrem terjadi bersamaan dengan kerusakan atau keterbatasan infrastruktur.
Kondisi ini juga menunjukkan kebutuhan sistem peringatan dini yang lebih adaptif, jalur evakuasi alternatif dan rencana tanggap darurat regional. Dengan pola cuaca ekstrem yang semakin sering, risiko serupa dapat berulang di provinsi lain yang memiliki topografi pegunungan dan alur sungai yang rawan banjir bandang.***





