Kisah Inspiratif Kenny Simorangkir: Berkali-kali Gagal Beasiswa, Akhirnya Berhasil Kuliah di Polandia

Kisah Inspiratif Kenny Simorangkir
Kenny Simorangkir. - Dok. pribadi

Pendekatan tersebut membantunya membangun rasa percaya diri dalam menghadapi situasi yang tidak familiar sekaligus memperkuat kemampuan adaptasinya. Dari sisi akademik, pengalaman ini juga menumbuhkan minat yang lebih besar terhadap pemasaran internasional dan strategi budaya, khususnya dalam industri kreatif seperti musik dan penyelenggaraan acara.

“Pengalaman ini semakin menguatkan minat saya untuk bekerja di lingkungan global, tempat saya dapat menghubungkan berbagai audiens melalui storytelling dan strategi pemasaran,” katanya.

Secara pribadi, semester tersebut menjadi periode pencarian jati diri. Berbeda dengan semester-semester sebelumnya yang dipenuhi berbagai aktivitas, Kenny memilih untuk lebih fokus pada studi dan pengembangan diri. Ia melakukan perjalanan seorang diri, bertemu dengan orang-orang dari berbagai negara, bahkan membawakan lagu ciptaannya sendiri dalam sebuah acara Erasmus.

Bacaan Lainnya

Setiap pengalaman mendorongnya sedikit lebih jauh keluar dari zona nyaman. “Saya belajar bahwa saya mampu menghadapi tantangan secara mandiri, bahkan ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Sekembalinya ke Indonesia, Kenny berharap dapat membawa pola pikir yang lebih terbuka dan kolaboratif, terutama dalam menghadapi perbedaan budaya. Berangkat dari pengalamannya sebagai mahasiswa Batak yang menempuh pendidikan di Jawa, ia percaya bahwa pemahaman lintas budaya dimulai dari kesediaan untuk mendengarkan dan beradaptasi.

“Program mobilitas ini membantu saya menghadapi berbagai perbedaan tersebut dengan kesadaran dan kemampuan adaptasi yang lebih baik,” tuturnya.

Bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti program Erasmus+ di masa depan, nasihat Kenny cukup sederhana. “Terbukalah terhadap ketidaknyamanan dan ketidakpastian, karena di situlah sebagian besar proses belajar terjadi.”

Menurutnya, nilai utama Erasmus+ bukan hanya kesempatan untuk belajar di luar negeri. Lebih dari itu, program ini memberikan kesempatan untuk melihat dunia, dan diri sendiri, dari perspektif yang berbeda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan