Penjajahan dan genosida Israel kepada bangsa Palestina membuat banyak pihak marah dan tergerak, termasuk suporter Ultras juara baru Liga Champions Eropa, Paris Saint-Germain (PSG). Mereka kerap menyuarakan dukungan untuk Palestina, termasuk ketika laga final Liga Champions antara PSG vs Inter Milan berlangsung pada Ahad, 1 Juni 2025.
__________
Di laga pemuncak itu, pendukung PSG memasang spanduk bertuliskan “Hentikan Genosida di Gaza” di dalam stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman. Sebuah tindakan yang berani, mengingat Munchen sendiri merupakan kota yang secara resmi medukung Israel.
Para suporter PSG menaikkan spanduk itu tak lama setelah Achraf Hakimi membuka skor dalam kemenangan 5-0 atas mantan timnya, Inter Milan. Beberapa suporter PSG juga memegang syal dan bendera Palestina selama pertandingan.
Sebelumnya, suporter PSG juga memasang spanduk raksasa bertuliskan “Bebaskan Palestina” pada bulan November 2024, saat pertandingan Liga Champions melawan Atlético Madrid.
Spanduk yang dibentangkan pendukung PSG pada kala itu menampilkan gambar peta, termasuk Israel, Tepi Barat, dan Gaza dengan warna syal keffiyeh Palestina–yang menjadi simbol dukungan terhadap rakyat Palestina.
Di spanduk itu juga terdapat karakter yang tampak seperti pejuang bertopeng, tank, dan bendera Lebanon. “Perang di lapangan, namun perdamaian di dunia,” begitu bunyi sebuah pesan tertulis di bawah spanduk.
Spanduk yang membentang di seluruh bagian stadion, juga menampilkan Masjid Kubah Batu dari kompleks Masjid al Aqsa di kota Yerusalem yang diduduki.
Spanduk tersebut juga menampilkan bendera Palestina yang robek dengan noda merah dan gambar seorang anak yang mengenakan kemeja dengan bendera Lebanon, di mana Israel saat ini sedang melancarkan agresi di seluruh negeri.
Huruf “i” pada kata “Free Palestine” diganti dengan gambar peta Palestina yang diduduki, diwarnai dengan pola khas kafiyeh Palestina. Sebuah pesan di bawahnya berbunyi, “Perang di lapangan, tetapi perdamaian di dunia.”
Selama pertandingan, pesan lain dibentangkan, yang isinya menanyakan, “Apakah kehidupan seorang anak di Gaza tidak berarti daripada yang lain?” Suporter PSG juga sempat mengibarkan bendera Palestina di stadion.





