Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus keponakan Presiden RI Prabowo Subianto, Budi Djiwandono, menyatakan kemungkinan bakal mengevaluasi posisi Miftah sebagai UKP.
“Kami menyayangkan kalau ada statement-statment yang tidak baik. Tentu itu patut menjadi evaluasi, apalagi namanya pemimpin,” kata Budi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2024.
Hingga akhirnya pada Jumat, 6 Desember 2024, Miftah menyatakan dirinya mengundurkan diri dari UKP. Dia mengklaim tidak ada tekanan dalam proses pengunduran dirinya itu.***





