SURABAYA–Kantor Gubernur Jawa Timur kembali digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (16/8/2024) lalu. Dalam penggeledahan kali ini, KPK kembali mencari sejumlah dokumen untuk menyelidiki dugaan kasus korupsi dana hibah Jatim. Sekitar lima petugas KPK datang sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka juga dikawal polisi.
Berikut lima fakta kantor Gubernur Jatim Digeledah KPK buntut korupsi dana hibah:
1. Penggeledahan Berlangsung 6 Jam
Proses penggeledahan di ruangan Biro Kesra itu terpantau berlangsung hingga sore. Berlangsung selama kurang lebih 6 jam, hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Lima orang penyidik KPK itu keluar dari ruangan Biro Kesra membawa satu buah koper besar berwarna merah.
Sekitar pukul 16.05 WIB para penyidik yang telah masuk ke dalam mobil Toyota Innova warna hitam meninggalkan Kantor Setdaprov Jatim dan menyisakan pertanyaan, apa saja yang mereka bawa?
2. Penggeledahan KPK soal Dana Hibah
Jubir KPK Tessa Mahardhika membenarkan berlangsungnya penggeledahan di Kantor Gubernur Jatim. Hanya saja, dia sendiri mengaku belum dapat informasi ruangan apa saja yang digeledah para penyidik.
“Benar ada kegiatan penggeledahan KPK di Pemprov Jatim terkait perkara dana hibah. Untuk ruangannya sendiri saya tidak terinfo di mana saja,” kata Tessa, Jumat (16/8/2024).
“Sementara ini info yang kami dapatkan telah dilakukan penyitaan berupa dokumen dan barang bukti elektronik. Dokumennya apa, BB-nya (barang bukti) apa, masih dilakukan proses inventaris dan analisa,” imbuhnya.
Penggeledahan itu tidak terlepas dari kasus dana hibah yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak akhir tahun 2022, yang terus dikembangkan oleh KPK hingga ditetapkan puluhan tersangka baru.
3. Pj. Gubernur Jatim Buka Suara
Penjabat (Pj.) Gubernur Jatim Adhy Karyono memastikan jika hanya ruangan Biro Kesra Jatim yang digeledah oleh tim penyidik KPK. Ruangannya, yang dulu juga ditempati oleh Khofifah Indar Parawansa, tidak turut digeledah.
“Saya belum tahu (detailnya), yang jelas hanya Biro Kesra Jatim saja (yang digeledah),” kata Adhy, Jumat (16/8/2024).





