Kebiasaan tidur setelah sahur ternyata menyimpan bahaya bagi kesehatan. Kok bisa?
Pakar kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Dede Nasrullah, mengingatkan bahwa sistem pencernaan memerlukan waktu setidaknya tiga jam untuk mencerna makanan. Jika langsung tidur, proses ini akan terganggu dan berisiko menimbulkan berbagai penyakit.
“Saat tidur, hampir seluruh fungsi tubuh melambat, kecuali otak, jantung, dan paru-paru. Hal ini membuat makanan yang baru dikonsumsi tidak dapat dicerna dengan sempurna,” ujar Dede dikutip dari laman UM Surabaya, Sabtu, 8 Maret 2025.
Salah satu risiko utama adalah refluks asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Kondisi ini terjadi saat cairan asam lambung naik kembali ke tenggorokan akibat pelonggaran klep lambung selama tidur.
“Gejalanya berupa sensasi panas di dada, tenggorokan terasa terbakar, mual, sering bersendawa, hingga rasa pahit di mulut,” kata Dede.
Tak hanya itu, tidur setelah sahur juga berpotensi memicu penumpukan lemak. Kalori yang tidak terpakai akan disimpan dalam tubuh, terutama jika menu sahur didominasi karbohidrat dan lemak.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolisme.
Dede juga mengingatkan bahaya lain yang lebih serius, seperti penyakit kardiovaskular. Tidur setelah makan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berkepanjangan.
“Jika tekanan darah terus tinggi dan berlangsung lama, risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, serta penyakit kronis lainnya meningkat,” ujarnya.
Selain itu, gangguan pencernaan seperti sembelit juga menjadi ancaman. Menurut Dede, lambung memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk mengosongkan makanan.
Tiduran atau berbaring terlalu cepat setelah makan akan menghambat proses ini, berujung pada konstipasi atau kesulitan buang air besar.
“Demi kesehatan, sebaiknya beri jeda minimal tiga jam setelah sahur sebelum tidur. Ini akan membantu tubuh mencerna makanan dengan baik dan menghindari berbagai risiko penyakit yang mengintai,” tutupnya.***





