SURABAYA — Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, langsung bergerak cepat setelah dilantik oleh Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.
Pada hari pertama tugasnya, Restu memulai dengan mengunjungi berbagai kantor Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, termasuk ruang Sekretaris Daerah (Sekda) dan para asisten, serta kantor Bagian Umum Prokopim, Bagian Hukum, dan Kerja Sama.
Setelah itu, Restu melanjutkan kunjungannya ke kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Bagian Perekonomian dan Bagian Organisasi di Balai Kota Surabaya.
Pada hari kedua, Restu mengadakan pertemuan dan koordinasi dengan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat. “Tujuannya adalah untuk menjalin kedekatan dengan para kepala dinas dan camat, agar pelaksanaan tugas sebagai PJs Wali Kota berjalan lebih lancar,” ujarnya pada Senin (30/9).
Sebagai PJs Wali Kota Surabaya, Restu telah merancang sejumlah program kerja untuk dilaksanakan selama 60 hari masa efektif. Ia memaparkan, program pertama adalah memastikan kegiatan pariwisata dan seremonial dilaksanakan dengan baik demi menjaga stabilitas UMKM dan perekonomian di Kota Surabaya, terutama menjelang masa kampanye.
Program kedua adalah melakukan pengawasan terhadap beberapa proyek infrastruktur, termasuk pembangunan terowongan Joyoboyo-Kebun Binatang Surabaya dan pembangunan RSUD di Surabaya Timur, untuk memastikan penyelesaiannya tepat waktu.
Program ketiga adalah melaksanakan kegiatan sosialisasi di 31 kecamatan untuk memastikan pemenuhan perekaman pemilih pemula, serta mengoptimalkan pengurusan adminduk bagi masyarakat rentan dan penyandang disabilitas, sekaligus berkoordinasi mengenai kesiapan jelang Pilkada dan memastikan pelayanan rutin berjalan dengan baik.
Keempat, Restu menekankan pentingnya merealisasikan pendapatan dan belanja anggaran sesuai target. Ia meminta para asisten untuk mengawasi percepatan realisasi tersebut.



