Komunitas internasional juga mengecam serangan Israel terhadap tenaga kemanusiaan. PBB mengutuk serangan yang menewaskan 15 pekerja bantuan pada 23 Maret lalu dan menuntut penyelidikan mendalam. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, menyatakan bahwa tindakan Israel telah melanggar hukum internasional.
Alih-alih merayakan Idulfitri dengan damai, warga Gaza dan Beirut justru harus menghadapi teror yang tak kunjung usai. Ledakan, kematian, dan penderitaan kembali menjadi pemandangan di hari yang seharusnya penuh suka cita.
Dunia kini menanti, apakah ada titik terang dari upaya diplomasi, ataukah perang akan terus berkecamuk dengan korban sipil sebagai taruhannya.***





