Begini Cara Aman Konsumsi Nastar, Biar Tetap Sehat selama Lebaran

Ilustrasi kue nastar. | Dok. Istimewa
Kue nastar, secara tradisi, menjadi penganan favorit di hari Lebaran. Namun, dokter gizi menyarankan supaya tidak mengkonsumsinya dalam porsi berlebihan. Apalagi dalam satu hari penuh. Pasalnya, kue bertekstur lembut dengan selai nanas ini punya kandungan lemak dan gula yang tinggi.

__________

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Agnes Riyanti Inge Permadhi, MS, Sp.GK dari Siloam Hospital Semanggi, menjelaskan, satu butir kue nastar mempunyai kandungan kalori yang berbeda-beda, tergantung dengan resep yang digunakan.

Umumnya, kata dia, kue nastar menggunakan bahan dasar tepung terigu, margarin, tepung maizena, gula halus, susu bubuk, mentega, kuning telur, dan selai nanas.

Bacaan Lainnya

“Setiap nastar mempunyai kalori tergantung resep. Menurut Fat Secret, satu nastar mengandung 75 kalori,” jelas dokter jebolan spesialis Gizi Klinik Universitas Indonesia itu kepada media, Kamis, 20 Maret 2025.

Inge menambahkan bahwa kue yang dimasak dengan cara dipanggang di dalam oven ini memiliki rincian nutrisi sebagai berikut.

  • Kalori: 75 kkal
  • Lemak: 2,14 gram
  • Karbohidrat: 12,66 gram
  • Protein: 1,14 gram.

Sebagai perbandingan, kue ini memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi dari kue putri salju dan kastengel.

Dilansir dari Fat Secret, satu butir kue putri salju hanya mengandung 30 kalori dan sebutir kue kastengel mengandung 21 kalori. Karena memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi, maka jumlah konsumsi nastar dalam satu hari perlu diperhatikan.

Inge menjelaskan bahwa jumlah konsumsi nastar yang aman disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian tiap orang. Sementara itu, kebutuhan kalori harian tiap orang berbeda-beda dipengaruhi oleh beberapa hal.

“Kebutuhan kalori ditentukan dari berat badan, indeks massa tubuh, dan jenis kelamin,” terang Inge.

Inge menjelaskan cara menghitung kebutuhan kalori tubuh secara sederhana, yaitu dengan mengalikan berat badan (BB) ideal dengan 30 kkal (untuk laki-laki) atau 25 kkal (untuk perempuan) ditambahkan dengan aktivitas fisik. ***

Pos terkait