6. Berpikir Kritis
Ketika mendapatkan sebuah berita atau informasi, cobalah untuk berpikir kritis. Jangan langsung menelannya mentah-mentah. Cermati dulu isi serta kelogisan berita itu.
7. Jangan Langsung Membagikan Berita yang Didapat
Ketika menerima suatu informasi atau berita, jangan langsung membagikannya. Apalagi jika belum tahu apakah berita itu benar atau tidak. Jika kita sudah bisa memastikan bahwa informasi berita yang didapat itu benar—setelah kita membandingkannya dengan informasi lain—tidak masalah membagikannya.
8. Bergabung dalam Grup Anti-Hoaks
Saat ini segala jenis informasi sangatlah mudah didapat, baik hoaks maupun informasi yang benar. Salah satunya didapat melalui grup-grup di media sosial. Akan tetapi, ada juga grup yang berisi pembahasan atau diskusi terbuka mengenai hoaks. Jika perlu, bergabunglah ke dalam grup itu. Dengan demikian Anda bisa mendiskusikan apakah berita atau informasi yang Anda dapat hoaks atau bukan.
Itu tadi cara-cara sederhana melawan hoaks dengan modal pemikiran terbuka. Dan jika Anda mendapati informasi mencurigakan, apalagi mengandung unsur provokasi, Anda bisa mengadukannya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika, dengan melayangkan e-mail ke alamat aduankonten@mail.kominfo.go.id.
Mari mulai berpikir sehat dan perangi hoaks!
(SF | Pram)
———
Disarikan dari buku Sahrul Mauludi, Awas Hoax! Cerdas Menghadapi Pencemaran Nama Baik, Ujaran Kebencian, dan Hoax; Elex Media Komputindo, 2019





