Namun begitu, Harli belum merinci apa alasan pasti kantor GoTo ikut digeledah dalam kasus tersebut. Ia hanya menyebut bahwa proses penyidikan masih terus berjalan dan akan diumumkan lebih lanjut jika ada perkembangan signifikan.
Untuk diketahui, Kejagung sedang mengusut perkara besar terkait pengadaan laptop Chromebook untuk kebutuhan digitalisasi sekolah. Proyek yang dijalankan pada rentang waktu 2019–2022 itu diduga sarat penyimpangan, hingga menimbulkan kerugian negara yang besar.***





