CALIFORNIA – Air merupakan inti kehidupan. Semua makhluk hidup membutuhkan air. Inilah bukti kebesaran Tuhan yang maha pencipta. Tidak hanya di bumi, air juga ditemukan di luar angkasa. Dua tim astronom menemukan badan air di alam semesta pada tahun 2011. Penemuan reservoir air terbesar dan terjauh yang pernah terdeteksi di alam semesta membuat para ahli ruang angkasa sangat gembira.
Sebagai bahan referensi, badan air adalah air yang terkumpul dalam suatu wadah baik alami maupun buatan yang mempunyai tabiat hidrologikal, wujud fisik, kimiawi, dan hayati. Yang membuat penemuan badan air sangat menarik adalah fakta bahwa badan air tersebut jauh lebih besar daripada air yang ditemukan di Bumi.
Para ilmuwan memperkirakan badan air yang ditemukan setara dengan 140 triliun kali lipat dari seluruh air yang ada di lautan dunia. Tapi, sebelum penggemar ruang angkasa berkesempatan untuk melihat badan air dari teleskop, mereka terhenti di tengah jalan.
Badan air tersebut mengelilingi lubang hitam besar yang disebut quasar, yang jaraknya lebih dari 12 miliar tahun cahaya. Pengamatan yang dilakukan oleh para ilmuwan telah mengungkap masa ketika alam semesta baru berusia 1,6 miliar tahun.
Ilmuwan Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, Matt Bradford mengatakan bahwa penemuan ini menunjukkan bahwa air dapat ditemukan di seluruh alam semesta. “Lingkungan di sekitar quasar ini sangat unik karena menghasilkan air dalam jumlah yang sangat besar,” kata Bradford seperti dilansir laman Unilad, dikutip Senin (25/3/2024).




