Sebaliknya, Firaun dan pasukannya hidup di tepi Sungai Nil yang terhubung Laut Mediterania — hampir tanpa pasang surut. Mereka kemungkinan tidak menyadari bahaya arus balik yang dapat datang secara tiba-tiba.
Carl Drews, yang juga penganut Lutheran, menegaskan: “Saya selalu percaya iman dan sains dapat berjalan beriringan. Sudah sepatutnya ilmuwan menelaah aspek alamiah dari kisah ini.”
Para ilmuwan menyimpulkan wind setdown dan pasang surut dapat menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi secara fisik. Pertanyaan tentang mengapa kejadian berlangsung pada waktu yang tepat tetap menjadi wilayah keyakinan. ***





