Harlah Muslimat NU ke-78: Khofifah Skak Cak Imin Lagi, Dua Ulama Pendukung Prabowo Memimpin Doa

Dua Nama Ulama Kharismatik Pendukung Prabowo Gibran Ikut Mengisi Acara

Dalam rangkaian acara, harlah diawali dengan khataman Al-Qur’an sebanyak 2024 kali dan ditutup dengan pembacaan doa oleh Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Habib Luthfi Bin Yahya. Untuk pembacaan istighosah, tahlil, dan doa khatam Al-Qur’an yang dipimpin oleh Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim. Kedua ulama kharismatik tersebut diketahui mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 kali ini.

Bacaan Lainnya

Habib Luthfi bin Yahya masuk sebagai pembina di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Habib Luthfi menilai, pasangan ini memiliki daya tarik karena merupakan kombinasi yang tepat mewakili generasi senior dan generasi muda.

“Saya ucapkan terima kasih, pilihan Pak Prabowo ke Mas Gibran untuk calon wakil presiden sebagai pilihan yang tepat,” kata Habib Luthfi saat mengjadiri deklarasi yang dihelat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, dikutip dari jawapos.com, pada Rabu (25/10/2023). Habib Lutfi juga mendampingi Prabowo- Gibran pada saat mendaftar ke KPU, pada Rabu (25/10/2023).

KH. Asep Saefudin Chalim yang juga Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), pernah mengungkapkan sekitar 90% warga Nahdlatul Ulama (NU) mendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kiai Asep saat menghadiri acara silaturahmi dan konsolidasi “Akar Rumput Hijau,” ratusan pendukung capres-cawapres nomor urut 2 di PP Al Ishlah Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu (10/1/2024).

Menurut Kiai Asep, Ansor, Muslimat, ISNU, Pergunu, semuanya mendukung Prabowo-Gibran, mencerminkan dukungan dari elemen-elemen di dalam NU. Hal ini, menurutnya, karena pasangan ini dianggap mampu menjaga kedaulatan dan martabat Indonesia di tingkat internasional.

“Kenapa warga NU dukung Prabowo-Gibran? Karena didukung oleh Pak Jokowi, presiden paling NU setelah Gus Dur. Di masa Pak Jokowi, ditetapkan Hari Santri Nasional, dan banyak tokoh NU diberi anugerah pahlawan nasional termasuk abah saya,” ungkapnya, dikutip dari beritasatu.com (10/1/2024).

Kiai Asep pernah menyatakan kesiapannya untuk terus berkeliling nusantara guna memenangkan Prabowo-Gibran. Baginya, kepemimpinan nasional yang kuat dan berkomitmen diperlukan untuk melanjutkan capaian positif pemerintahan saat ini saat menghadiri acara silaturahmi dan konsolidasi dihadiri oleh relawan Prabowo-Gibran dari empat Kabupaten, yaitu Situbondo, Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.

___FOTO:IST

Pos terkait