“Kami memang, seperti saya sampaikan tadi, sudah membuat ikhtiar-ikhtiar membuat perusahaan baru yang dijamin ini sungguh-sungguh. Nanti revenue-nya masuk ke organisasi, bukan kepada individu-individu. Sehingga, misalnya, kalau saya nanti selesai masa bakti saya ini tidak bisa saya bawa pulang perusahaannya itu tetap jadi miliknya NU,” ucap Gus Yahya.*
Gus Yahya Mengaku Belum Tahu Proses IUP untuk PBNU Sudah Sampai Mana





