Festival Kuliner Pecinan Jadi Pemanasan Seru Jelang Ramadhan di Madiun

Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Madiun. - Dok. Go Madiun
Madiun mulai semarak dengan festival kuliner jelang Ramadhan, menandai musim pesta rakyat.

Aroma kemeriahan Ramadhan di Kota Madiun sudah mulai tercium bahkan sebelum bulan puasa tiba. Suasana festival kuliner telah menghangat sejak pertengahan Februari 2026.

Sebagai pemanasan atau pre-event menyambut bulan suci, sebuah “Festival Kuliner Pecinan” telah digelar di kawasan dekat Pahlawan Street Center (PSC), tepatnya di Jalan Batanghari/Barito, pada 14 Februari 2026 lalu.

Acara ini sukses menyedot perhatian warga dan menjadi penanda dimulainya musim festival di pusat kota. Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan kerinduan akan hiburan dan kulineran massal.

Bacaan Lainnya

Festival ini seolah menjadi “tes ombak” bagi Pemkot Madiun dalam mengelola keramaian massa yang lebih besar saat Ramadhan nanti.
Kawasan PSC yang menjadi ikon kota memang terus bersolek. Lampu-lampu hias dan dekorasi khas telah disiapkan untuk menyambut ribuan pengunjung yang diprediksi akan membanjiri jalanan protokol ini.

Pemerintah Kota Madiun menyadari betul potensi besar PSC sebagai destinasi wisata urban. Oleh karena itu, berbagai persiapan teknis dan non-teknis terus dikebut hingga H-1 puasa.

Semarak Kota Pendekar

Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, juga aktif berkoordinasi dengan pihak swasta untuk menyemarakkan bulan puasa. Salah satunya adalah rencana “Bazar Ramadan” yang digarap serius.

Namun, belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Madiun tahun ini mengambil langkah strategis dengan tidak memusatkan semua kegiatan di satu titik.

Mereka ingin memecah keramaian agar tidak terjadi penumpukan yang parah di PSC. Lokasi-lokasi alternatif seperti Lapangan Gulun dan Alun-alun disiapkan untuk menampung luapan pengunjung.

“Kita upayakan di titik yang memang sudah jadi pusat keramaian, seperti Lapangan Gulun, Alun-alun, atau bantaran,” kata Bagus Panuntun dalam rilis resminya (12/2).

Dengan strategi ini, suasana Ramadhan di Madiun dipastikan akan lebih meriah dan merata. Warga memiliki banyak pilihan destinasi untuk ngabuburit dan berburu takjil.

Pos terkait