Pada Agustus, dampak karhutla diperkirakan semakin meluas, terutama di:
- Sumatera bagian selatan
- Kalimantan bagian selatan
- Riau (tetap dalam kategori risiko tinggi)
- Nusa Tenggara, sebagian kecil Jawa, dan Papua bagian selatan
Sumatera Selatan diprediksi akan memiliki area dengan kelas risiko karhutla paling luas, sementara Riau tetap menjadi salah satu wilayah dengan tingkat risiko tinggi sepanjang musim kemarau.
Mitigasi Dini untuk Menghadapi Musim Kering
BMKG berharap informasi ini dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif. Strategi mitigasi seperti pengaturan pola tanam di sektor pertanian, optimalisasi embung dan waduk untuk konservasi air, serta patroli rutin untuk mencegah kebakaran hutan perlu segera diterapkan. Dengan kesiapan yang matang, dampak negatif musim kemarau dapat diminimalkan, sehingga sektor lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.***





