BGN Tegaskan Ompreng Program Makan Bergizi Gratis Harus Gunakan Stainless Steel 304

Ilustrasi ompreng MBG. - Istimewa
Kasus ompreng palsu di Jakarta Utara diusut polisi, produk diduga impor dari China.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh bahan ompreng dan peralatan makan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib menggunakan stainless steel 304 (SS 304). Jenis logam ini dianggap paling aman karena tahan karat dan tidak bereaksi terhadap makanan.

“Komposisi ini memberikan ketahanan terhadap kemungkinan munculnya karat dan korosi sehingga aman untuk peralatan makan dan masak,” ujar Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (5/11).

Standar Aman untuk Kesehatan

Nanik menjelaskan, stainless steel 304 mengandung 18 persen kromium dan 8 persen nikel, dengan besi sebagai elemen utama. Kombinasi ini menjadikan bahan tersebut tidak beracun dan tidak bereaksi terhadap makanan atau minuman.

“Jadi, baik ompreng, peralatan makan, maupun peralatan dapur harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang membongkar dugaan produksi ompreng palsu yang mencatut logo BGN di Jakarta Utara pada Sabtu (1/11). “Kami berterima kasih kepada penyidik kepolisian yang telah mengungkap kasus dugaan produksi ompreng MBG palsu ini,” kata Nanik.

Polisi Bongkar Produksi Ompreng Palsu

Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ongkoseno mengonfirmasi temuan tersebut setelah menerima aduan masyarakat. Polisi menemukan adanya penggunaan label Made in Indonesia dan SNI palsu, serta logo BGN tanpa izin pada produk-produk ompreng itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *