Bantah Klaim Fadli Zon, Putri-putri Gus Dur Tetap Menolak Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid didampingi putrinya, Yenny Wahid, menerima penghargaan Pahlawan Nasional untuk Gus Dur dari Presiden Prabowo Subianto, Senin (10/11). Putri-putri Gus Dur menegaskan bahwa mereka tetap menolak gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, meski gelar itu sudah disahkan oleh Presiden. - BPMI Setpres

Anita membeberkan alasannya:

  1. Tidak ada akuntabilitas atas dosa masa lalu meski banyak bicara soal rekonsiliasi.
  2. Banyak pelanggaran HAM, represi, dan korupsi di masa kekuasaan Orde Baru.
  3. Warisan otoritarianisme yang merusak institusi demokrasi dan masih terasa hingga kini.

“Kalau melihat tiga alasan itu, gelar yang cocok untuk Soeharto bukan pahlawan… tapi diktator,” kata Anita.

Fadli Zon Klaim Sebaliknya

Sebelumnya, Fadli Zon mengatakan bahwa kehadiran Sinta Nuriyah, Yenny, dan cucu-cucu Gus Dur dalam upacara di Istana adalah tanda bahwa keluarga Gus Dur “sangat senang dan apresiatif” terhadap seluruh penerima gelar pahlawan nasional, termasuk Soeharto.

Bacaan Lainnya

“Saya kira itu sudah cukup menjelaskan,” kata Fadli kepada wartawan, Senin (10/11).

Namun pernyataan itu kini terbantahkan secara terbuka oleh keluarga Gus Dur sendiri.***

Pos terkait