Kenaikan harga plastik mulai menekan pedagang makanan. Di tengah pasokan yang terganggu, pilihan bungkus alami dan ramah lingkungan kembali dilirik sebagai alternatif yang lebih hemat.
Penulis: Masruroh
Viral Balita Hipotermia saat Diajak Ortu Naik Gunung, Apa Kata Dokter?
Kasus balita 1,5 tahun yang hipotermia saat diajak mendaki Gunung Ungaran memicu sorotan. Dokter anak mengingatkan bayi dan balita sangat rentan di lokasi bersuhu ekstrem.
KBS Terapkan Parkir Digital Non-Tunai
Pemkot Surabaya mulai menerapkan parkir digital di Kebun Binatang Surabaya. Sistem non-tunai ini dipakai untuk mendorong transparansi layanan dan memudahkan transaksi pengunjung.
ITS Integrasikan STP, Masuk Lima Top-Tier Nasional
ITS meluncurkan integrasi Sains Techno Park 2027 dan menegaskan posisinya sebagai salah satu dari lima STP top-tier nasional untuk memperkuat hilirisasi riset kampus.
Surabaya Batasi Gawai Anak Dua Jam
Pemkot Surabaya mewajibkan waktu tanpa gawai pukul 18.00–20.00 WIB. Kebijakan ini dipakai untuk menekan risiko digital pada anak dan memulihkan interaksi keluarga.
Cara Daftar Golden Ticket Unesa 2026: Masuk Tanpa Tes, UKT Gratis 8 Semester
Golden Ticket Unesa 2026 resmi dibuka hingga 8 Mei. Jalur prestasi tanpa tes ini memberi peluang kuliah gratis dengan pembebasan SPI dan UKT hingga 8 semester.
Setiap 4 Menit 1 Orang di Indonesia Meninggal Dunia karena Tuberkulosis
Lonjakan kasus tuberkulosis di Indonesia mendorong pemerintah menetapkannya sebagai darurat nasional, dengan dua orang terinfeksi tiap menit dan satu meninggal tiap empat menit.
Doktor ITS Ciptakan Pendeteksi Kerusakan Jalan Berbasis AI
Doktor ITS Hani’ah Mahmudah kembangkan AI CNN berbasis edge device untuk deteksi jalan rusak cepat dan akurat, berpotensi tekan biaya perbaikan dan tingkatkan keselamatan.
Azrul Ananda Gowes 821 Km Surabaya–Jakarta, Persebaya Malah Tumbang 0-3
Azrul Ananda gowes 821 km dari Surabaya ke Jakarta bersama komunitas AASOS. Perjalanan 3 hari ini berakhir pahit setelah Persebaya kalah 0-3 dari Persija di GBK.
Jatim Luncurkan SPMB 2026, Seleksi Tak Lagi Pakai Indeks Sekolah Tapi Nilai TKA
SPMB 2026 Jawa Timur menghapus indeks sekolah dan menggantinya dengan nilai TKA berbobot 40 persen untuk semua jalur seleksi.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









