Pemerintah Argentina dilaporkan mencatatkan surplus anggaran negara setelah memecat lebih dari 30 pegawai negeri dan menyetop sebagian besar proyek infrastruktur
Mengutip laporan Reuters, pencapaian yang diraih selama tahun pertama kepemimpinan Presiden Javier Milei di 2024 itu belum pernah terjadi selama lebih dari satu dekade—di tengah ekonomi Argentina yang rawan defisit.
Kementerian Ekonomi Argentina mencatat jika surplus anggaran negara mencapai 1,76 triliun Peso—setara Rp27,3 triliun—atau 0,3 persen dari produk domestik bruto (PDB) setahun penuh.
Sementara itu, saldo fiskal primer—yang tidak termasuk pembayaran utang— mencapai surplus sebesar 10,41 triliun peso (Rp161,9 triliun), atau 1,8 persen dari PDB selama satu tahun.
“Defisit nol adalah kenyataan. Janji-janji telah terpenuhi,” kata Presiden Milei dalam sebuah unggahan di media sosial, dikutip melalui Reuters.
Prestasi ini adalah realisasi janji politik Milei yang berhasil ia realisasikan setelah pemerintah memecat lebih dari 30 ribu pegawai negeri.
Selain itu, capaian tersebut juga didapat setelah Milei menghentikan hampir semua proyek pekerjaan umum dan transfer ke provinsi-provinsi di negara tersebut sejak menjabat sebagai presiden.
Dia juga memangkas pengeluaran untuk pensiun dan gaji pegawai negeri, serta mengurangi ketergantungan negara pada subsidi energi dan transportasi yang murah.***





