Asosiasi pengemudi ojol Gabungan Aksi Roda Dua alias Garda Indonesia tetap akan menggelar aksi demonstrasi pada Mei nanti, kendati dua aplikator transportasi daring, Gojek dan Grab, telah sepakat memberikan bonus mirip Tunjangan Hari Raya atau THR berupa uang tunai.
Garda adalah asosiasi yang menggelar demo ojol di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada 27 Februari lalu. Ketika itu mereka menuntut pengurangan biaya aplikasi, terutama pada program Aceng dan Slot.
Aceng merupakan singkatan dari Argo Goceng. Layanan ini tersedia untuk GoFood dan GoSend Gojek. Ini adalah program argo pengiriman barang dan makanan jauh maupun dekat hanya R 5.000.
Ketua Garda, Igun Wicaksono, menyatakan mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto mendorong aplikator seperti Gojek dan Grab untuk memberikan bonus Lebaran berupa uang tunai.
Namun, kata dia, Garda mempertanyakan soal kebijakan Gojek dan Grab yang membedakan bonus Lebaran berdasarkan keaktifan mitra pengemudi taksi dan ojek online alias ojol maupun kriteria lainnya.
Asosiasi pun mendorong agar pemberian dan besaran bonus mirip THR ini sama rata untuk semua mitra driver. Maka dari itu, Garda berencana kembali menggelar demo pada Mei.
“Ini sebagai bentuk perlawanan terhadap aplikator yang telah memotong biaya aplikasi hingga mencapai hampir 50 persen sejak 2022,” kata Igun Wicaksono, dalam pernyataan pers, Selasa, 11 Maret 2025.
Sebelumnya, Gojek dan Grab menyampaikan akan memberikan program mirip THR berupa uang tunai kepada mitra pengemudi taksi dan ojol pada Lebaran tahun ini. Keduanya menetapkan kriteria penerima.
Program mirip THR di Gojek disebut Tali Asih Hari Raya. Perusahaan penyedia layanan on-demand ini akan menyalurkan bonus Lebaran dalam bentuk uang tunai kepada mitra pengemudi yang memenuhi kriteria tertentu.
Namun, Presiden Gojek Catherine Hindra Sutjahyo tidak memerinci kriteria yang dimaksud. Bonus seperti THR ini akan diterima mitra pengemudi taksi dan ojol sebelum Lebaran.
“Dari tahun ke tahun, di bulan suci ini, Gojek konsisten menghadirkan program Ramadan penuh manfaat bagi para mitra driver,” kata Catherine dalam keterangan pers, Senin, 10 Maret 2025.
“Kali ini, dirancang lebih istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.
Program mirip THR tersebut mengacu pada pengumuman yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai Bonus Hari Raya untuk mitra pengemudi taksi dan ojek online alias ojol.
Co-founder sekaligus CEO Grab Group Anthony Tan juga mengumumkan perusahaan akan memberikan program mirip THR berupa uang tunai kepada mitra pengemudi taksi dan ojol.
Kata dia, bonus Lebaran itu merupakan bentuk dukungan tambahan, atau tidak termasuk dalam manfaat rutin yang diterima oleh pekerja sektor ekonomi informal, seperti mitra pengemudi taksi dan ojol.
“Grab menyiapkan program bonus tersebut sebagai bentuk dukungan terbaik yang bisa diberikan saat ini, sesuai dengan kondisi finansial perusahaan,” demikian dikutip dari siaran pers Grab.
Bonus diberikan kepada mitra Grab yang memiliki kinerja baik dan telah menunjukkan dedikasi dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.
Grab menetapkan kriteria penerima bonus atau THR berdasarkan keaktifan mitra pengemudi taksi dan ojol, termasuk jumlah pesanan yang diselesaikan, tingkat penyelesaian pesanan, jumlah hari dan jam online, serta rating pengemudi.***




