Apakah Qasidah Akan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia?

Penampilan Komunitas Qasidah El Rista saat mengisi acara pengajian. - RRI/Youtube WJ Project

Menurut dia, sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia semestinya mampu mendorong kemajuan musik qasidah, terutama ragam lokalnya.

Jazilul: Qasidah Masih Hidup, tapi Kurang Dikenal Generasi Muda

Wakil Ketua Umum LASQI NJ Jazilul menguatkan pandangan tersebut. Ia mengatakan qasidah tetap digemari masyarakat akar rumput, meski kurang dikenal generasi muda. “Di acara-acara nikahan, khitanan, lagu qasidah di daerah-daerah masih sangat sering didendangkan,” katanya.

Ia menyayangkan minimnya perhatian negara terhadap genre yang pernah sangat populer di era 1970–1980-an. “Seni qasidah masih kurang terperhatikan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Jazilul mengusulkan agar qasidah masuk naungan Kementerian Kebudayaan supaya pengembangannya lebih terstruktur. “Setiap tahun, LASQI Nusantara Jaya menggelar festival. Akan lebih baik kalau qasidah masuk naungan Kementerian Kebudayaan,” katanya.

Ajakan Hadir di LASQI Nusantara Fest 2025

Dalam pertemuan tersebut, LASQI NJ juga mengundang Fadli Zon hadir pada LASQI Nusantara Fest 2025 di Bogor pada 4–7 Desember 2025. Acara ini mencakup Silatnas LASQI NJ, Pemilihan Duta Qasidah, pemecahan rekor MURI, dan rangkaian kegiatan kebudayaan.

Kunjungan itu turut dihadiri Ketua DPW LASQI NJ Jawa Barat KH Maman Imanulhaq, Sekjen Inu Aminuddin, Ketua DPD LASQI NJ Kabupaten Bogor Lukmanudin Ar Rasyid, dan sejumlah pengurus lainnya.***

Pos terkait