“Amnesti dan abolisi ini akan mempermudah komunikasi politik Prabowo dengan Megawati dan kelompok sipil,” ujar Anto.
Direktur Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai langkah ini sarat makna politik. Pertama, sebagai upaya rekonsiliasi nasional usai Pilpres 2024.
Tom Lembong diketahui pernah masuk dalam tim sukses Anies-Muhaimin, lawan Prabowo-Gibran. Sedangkan Hasto adalah Sekjen PDI-P, partai yang tidak masuk koalisi pemerintah.
“Kedua, ini sinyal bahwa pemerintah ingin mengajak semua unsur berkontribusi dalam pemerintahan, meski mereka bukan bagian dari koalisi atau kabinet,” kata Agung, Jumat, 1 Agustus 2025.
Agung juga menilai, baik Hasto maupun Tom berperan penting dalam mengontrol jalannya proses hukum selama persidangan. Kini, keduanya justru mendapat pengampunan.***





