Sekretaris Pribadi KH Said Aqil Siroj meminta publik membedakan pernyataan resmi Kiai Said dengan klaim sepihak Gus Lilur soal uang Rp1 miliar.
Sekretaris Pribadi KH Said Aqil Siroj, M. Sofwan Erce, meminta agar nama pimpinannya tidak disangkutpautkan dengan cerita KH Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur. Bantahan ini merespons isu perihal aliran uang Rp1 miliar yang menyeret nama Kiai Said setelah perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama.
Sofwan menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak menghendaki nama tokoh Nahdlatul Ulama tersebut dikaitkan dengan narasi yang dibangun oleh pihak lain. “Kiai Said meminta agar Pak Lilur tidak mengait-kaitkan dengan Kiai Said,” kata Sofwan melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Ahad (27/9/2026).
Hak Jawab atas Klaim Sepihak
Ihwal beredarnya isu tersebut, Sofwan menyebutkan bahwa keterangan ini menjadi penegasan posisi dan hak jawab atas pemberitaan yang telah telanjur menyebar di ruang publik. Tujuannya supaya informasi yang beredar tidak menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat luas.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam menerima informasi yang mengatasnamakan pimpinannya. “Klarifikasi ini penting disampaikan agar masyarakat dan media dapat membedakan antara keterangan yang disampaikan langsung oleh KH Said Aqil Siroj dengan cerita atau klaim pihak lain yang membawa-bawa nama beliau,” tutur Sofwan.***





