Istilah “prik” kerap muncul dalam komentar media sosial, terutama lewat frasa “bocah prik”. Kata ini merupakan plesetan dari bahasa Inggris freak yang merujuk pada sesuatu atau seseorang yang dianggap tidak biasa.
Kata “prik” belakangan kerap muncul dalam percakapan anak muda dan kolom komentar media sosial. Istilah ini biasanya dipakai untuk menyebut seseorang yang dinilai bertingkah aneh, nyeleneh, atau di luar kebiasaan.
Penggunaan yang paling sering dijumpai adalah frasa “bocah prik”. Ungkapan itu umumnya diarahkan kepada anak-anak atau remaja yang melakukan sesuatu secara tak terduga, mulai dari cara berbicara, ekspresi, hingga perilaku yang dianggap mengundang gelak tawa.
Kata “prik” bukan berasal dari kosakata baku bahasa Indonesia. Istilah tersebut berkembang sebagai pelesetan dari kata bahasa Inggris freak.
Cambridge Dictionary mendefinisikan freak sebagai sesuatu, orang, hewan, atau peristiwa yang sangat tidak biasa, tidak mungkin, serta berbeda dari hal lain sejenisnya. Dalam penggunaan sehari-hari, kata itu juga dapat merujuk pada orang yang terlihat atau berperilaku aneh.
Di media sosial Indonesia, pengucapan freak kemudian dipelesetkan menjadi “prik”. Salah satu penjelasan populer menyebut perubahan itu berkaitan dengan kebiasaan sebagian penutur mengganti bunyi huruf “f” menjadi “p” dalam percakapan informal.
Dipakai untuk Candaan, Bisa Pula Menyinggung
Dalam konteks santai, “prik” lazim digunakan sebagai candaan antarteman. Seseorang bisa disebut “bocah prik” ketika melakukan aksi yang tidak lazim, memiliki selera yang dianggap ganjil, atau mengeluarkan pernyataan yang membuat orang lain bingung.
Contohnya, komentar seperti “Ini bocah prik banget” biasanya muncul pada video seseorang dengan tingkah spontan dan tidak terduga. Maknanya lebih dekat kepada “aneh”, “unik”, atau “kocak”, bukan selalu penghinaan.
Namun, penggunaan kata itu tetap bergantung pada situasi dan hubungan antarpengguna. Sebutan “prik” dapat berubah menjadi ejekan apabila ditujukan kepada orang yang tidak dikenal, dipakai untuk merendahkan kondisi fisik, atau disampaikan dengan nada menghina.




