Satu reaktor di PLTN Barakah sempat bergantung pada generator darurat setelah pesawat nirawak memicu kebakaran di area luar fasilitas. IAEA menyatakan tingkat radiasi tetap normal.
Sebuah pesawat nirawak menghantam generator listrik di area perimeter Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah, Abu Dhabi, pada Minggu (18/5/2026), memicu kebakaran dan memaksa salah satu reaktor beralih sementara ke generator diesel darurat.
Kantor Media Abu Dhabi menyatakan tidak ada kebocoran radiasi maupun korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh unit reaktor disebut tetap beroperasi normal.
Serangan Pertama ke Barakah
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan sistem pertahanan udara berhasil menangkal dua pesawat nirawak lainnya. Satu pesawat nirawak ketiga lolos dan menghantam generator di luar gedung utama fasilitas.
Menurut kementerian, pesawat nirawak diluncurkan dari “perbatasan barat” — tanpa merinci lebih lanjut. Penyelidikan untuk mengidentifikasi sumber serangan masih berlangsung. UEA tidak secara resmi menuduh pihak mana pun.





