Menteri Sosial Gus Ipul menjanjikan fasilitas lengkap bagi siswa Sekolah Rakyat. Semua siswa, kata dia, mendapat 8 set seragam, asrama layak, dan makanan bergizi 3 kali sehari.
__________
Pemerintah resmi mengoperasikan 63 Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyatakan bahwa siswa akan mendapatkan fasilitas lengkap, termasuk asrama, makan bergizi, dan delapan set seragam sekolah.
“Anak-anak akan tinggal di asrama yang bersih dan nyaman. Mereka mendapat seragam lengkap, mulai dari jas almamater, seragam harian, pramuka, batik, baju olahraga, baju laboratorium, hingga piama. Total delapan set,” ujar Gus Ipul, dikutip dari siaran langsung YouTube Kemensos, Senin, 14 Juli 2025.
Namun, kata dia, pembagian seragam belum bisa dilakukan serentak. Gus Ipul menjelaskan, proses pengadaan masih berlangsung dan butuh waktu dua sampai tiga minggu lagi.
“Masih ada proses pengukuran dan pengadaan. Jadi belum bisa langsung dibagikan hari ini ke semua siswa di Indonesia,” jelasnya.
Selain seragam dan tempat tinggal, siswa juga akan mendapat makan tiga kali sehari dan dua kali makanan ringan. Asupan gizi siswa diawasi langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Dari awal kami bekerja sama dengan BGN agar anak-anak mendapat makanan sehat dan bergizi setiap hari,” tambah Gus Ipul.
Sebanyak 6.000 siswa telah memulai masa pengenalan lingkungan sekolah. Mereka tersebar di 63 titik: 13 di Sumatra, 34 di Jawa, 3 di Bali dan Nusa Tenggara, 2 di Kalimantan, 8 di Sulawesi, 2 di Maluku, dan 1 di Papua.
Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi pendidikan berasrama untuk anak-anak dari keluarga termiskin. Dengan sistem asrama dan dukungan penuh dari negara, program ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan dari generasi ke generasi.***





