Waduh, Fenomena El Nino Diprediksi Bakal Pecahkan Rekor Panas Global!

Suhu muka bumi akhir-akhir ini begitu tinggi. Rupanya kondisi ini disebabkan oleh fenomena El Nino. Para ahli cuaca memprediksi fenomena cuaca ini akan memecahkan rekor panas global pada tahun ini—atau 2 tahun lagi. Siapkah kita?

Ilmuwan Copernicus Climate Change Service Uni Eropa, Carlo Buontempo, belum bisa memastikan secara detail soal waktu kedatangan El Nino yang diprediksi bakal memecahkan rekor panas itu. “Apakah ini akan terjadi pada tahun 2023 atau 2024, belum diketahui. Tetapi, menurut saya, lebih mungkin terjadi daripada tidak,” ujar Carlo, dikutip dari Reuters, Rabu, 26 April 2023.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan, tahun ini fenomena cuaca di Indonesia berpotensi didominasi El Nino. Namun, setidaknya dalam dua tahun terakhir RI mendapat efek La Nina yang membuat musim kemarau RI jadi basah.

“Kita harus siap, bahkan ada peluang menjadi El Nino lemah, meskipun lemah artinya ada pergerakan masa basah ke Asia Pasifik. Artinya, kemarau lebih kering,” kata Dwikorita, Jumat, 27 Januari 2023 lalu.

Bacaan Lainnya

BMKG memprediksi, hingga Juni tahun ini sifat hujan bulanan di 2023 relatif menurun dibanding tiga tahun terakhir. Kendati demikian, kata Dwikorita, berdasarkan catatan sejarah El Nino di Indonesia, fenomena itu berlangsung pendek, hingga Juni atau Agustus.

Dodo Gunawan, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG menambahkan, El Nino lemah punya peluang 50 persen hadir pada Juni hingga Agustus. “Dampak kekeringan. Curah hujan berkurang. Kita harus mengantisipasi kekeringan. Tetapi insyaallah enggak panjang. Oktober semoga sudah selesai,” imbuhnya.

Kering dan Basah Ekstrem

Dikutip dari situs Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat, El Nino terjadi karena pemanasan Suhu Muka Air Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah. Pemanasan ini menyebabkan potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik tengah, sehingga mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia. Menurut keterangan BMKG NTB, El Nino memicu terjadinya kekeringan untuk wilayah Indonesia secara umum.

Pos terkait