Pemerintah Luncurkan 4 Paket Program untuk ‘Hadiah’ Hardiknas 2025. Apa Saja?

Ilustrasi aktivitas guru di Indonesia. | Dok. SF
Pemerintah berencana meluncurkan 4 paket program di perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat, 2 Mei 2025. Salah satunya adalah bantuan untuk Guru Honorer di bawah Kemendikdasmen dan Kemenag. Besarnya Rp 300.000, bakal ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

__________

Kategori guru honorer yang akan mendapatkan tunjangan itu adalah:

  1. Guru honorer belum tersertifikasi
  2. Pendapatan masuk desil 1 sampai desil 103 dan tidak menerima tunjangan sosial apapun dari Kementerian Sosial (Kemensos). Guru honorer yang menerima tunjangan tak hanya yang ada di bawah Kemendikdasmen, tetapi juga guru honorer yang di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
  3. Guru honorer penerima berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data lengkap by name and by address guru-guru ada di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan ber-NIK valid.

Selain bantuan guru honorer, pemerintah juga meluncurkan 3 program lain, yang diklaim sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Bacaan Lainnya

“Rencananya, nanti Pak Presiden kami mohon untuk dapat meluncurkan 4 program yang merupakan prioritas beliau dan sekarang sudah siap. Tinggal menunggu beliau saja,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Senin, 28 April 2025, di Jakarta.

Tiga paket program selain bantuan untuk guru honorer yang akan diluncurkan Kemendikdasmen dan Presiden Prabowo di Hardiknas 2025 adalah:

1. Program Revitalisasi Sekolah

Di tahun 2025, Kemendikdasmen akan mulai memperbaiki 10.441 satuan pendidikan dengan alokasi dana Rp 17,1 triliun. “Alokasi (dana) pemindahan dari Kementerian PU kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” kata Abdul Mu’ti.

2. Digitalisasi Pendidikan

Digitalisasi pendidikan merupakan program yang berkaitan dengan pemberian smart TV ke sekolah-sekolah. Mu’ti menegaskan, pendanaan untuk program ini sudah disiapkan dan tinggal dieksekusi.

3. Bantuan Kuliah untuk Guru

Ada juga program yang ditujukan untuk guru, agar bisa menyelesaikan pendidikan hingga jenjang D4 atau S1. Para guru akan menerima bantuan pendidikan per semesternya sebesar Rp 3 juta.

Hingga saat ini, Kemendikdasmen masih menghitung jumlah penerima bantuan pendidikan ini. Jumlahnya akan disampaikan secara resmi di puncak perayaan Hardiknas 2025.

“Sudah kami sepakati per semester, satu orang guru nanti mendapat bantuan itu Rp 3 juta, untuk (guru) yang belum D4 atau S1,” tutur Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu. ***

Pos terkait