Mantan petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, mengalami insiden tak menyenangkan di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Amerika Serikat. Ia dipaksa turun dari pesawat Frontier Airlines setelah berselisih dengan kru kabin soal tempat duduk di baris pintu keluar.
Dalam unggahannya di X @teamkhabib pada Senin, 13 Januari 2025, Khabib mengklarifikasi bahwa ia dikeluarkan pesawat @FlyFrontier bukan AlaskaAir. Khabib menyebut bahwa pramugari berbicara kasar sejak awal.
Ia menyebut kru maskapai tetap memaksanya berpindah tempat meskipun dirinya berbicara bahasa Inggris dengan baik dan siap membantu dalam keadaan darurat.
“Apa alasan mereka? Ras, kebangsaan, atau sesuatu yang lain? Saya tidak tahu pasti,” tulisnya.
Video perselisihan itu direkam oleh penumpang lain. Dalam rekaman, pramugari terdengar mengatakan, “Kami tidak bisa mengizinkan Anda duduk di baris pintu keluar. Anda bisa pindah atau kami akan mengeluarkan Anda dari pesawat.”
Khabib yang merasa diperlakukan tak adil menegaskan, “Ketika check-in, mereka bertanya apakah saya bisa berbahasa Inggris, dan saya jawab iya. Lalu kenapa mereka lakukan ini?”
Pramugari menawarkan kursi lain atau penerbangan berbeda. Namun setelah dua menit perdebatan, petugas keamanan dipanggil, dan Khabib dipaksa turun dari pesawat.
“Setelah 1,5 jam, saya naik pesawat lain menuju tujuan saya,” ungkap Khabib seperti dimuat Al Jazeera.
Khabib diduga terbang ke California untuk mendukung rekan setimnya dalam acara UFC 311 di Los Angeles. Nurmagomedov, yang berusia 36 tahun, pensiun tanpa kekalahan (29-0) dan dikenal sebagai salah satu petarung MMA terbaik sepanjang masa.***





