MANDALIKA – Baiq Mahnep, emak-emak pedagang asongan di Lombok mencuri perhatian publik lantaran mampu berbicara 8 bahasa asing. Kemampuan yang sangat jarang dimiliki masyarakat Indonesia tersebut diperoleh Baiq Mahnep dari pergaulannya setiap hari dengan turis mancanegara.
Baiq Mahnep sehari-harinya berdagang di di Pantai Aan, Desa Kuta, Mandalika, Lombok Tengah. Ia menjual berbagai jenis kain tenun khas Lombok untuk dijajakan kepada para wisatawan. Bukan pedagang asongan biasa, Baiq Manhep memiliki kelebihan berbicara dengan 8 bahasa asing. Mulai dari Inggris, Perancis, Spanyol hingga Jepang. Videonya ketika berbincang dengan beragam bahasa asing itu pun viral media sosial.
Baiq Mahnep berasal dari Gubuk Lentas, Dusun Rebuk I, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Mahnep mengungkapkan, bahwa sudah berjualan sejak tahun 1999 sehingga banyak belajar dari bule yang ditawarinya kain songket. Menurut Mahnep, kunci suksesnya belajar bahasa asing karena satu hal. Setelah berhasil belajar pelafalan dari para bule, ia kemudian belajar cara menulisnya.
