Lima Aktivis NU Temui Presiden Israel di Tengah Genosida Gaza, Ada Apa?

Dokumentasi pertemuan antara lima aktivis NU dengan Presiden Israel Isaac Herzog baru-baru ini. FOTO: Istimewa

Ketua PBNU Savic Ali juga mengaku menyesalkan kelima aktivis nahdliyin yang bertemu Presiden Israel itu. Kunjungan tersebut, menurut Savic, dinilai sebagai tindakan orang yang tak memahami geopolitik, tak mengerti kebijakan NU secara organisasi, serta tidak mengerti perasaan seluruh warga NU.

Savic juga menegaskan jika itu bukan atas nama organisasi. PBNU juga belum mengetahui pihak mana yang mendukung keberangkatan mereka ke Israel.

“Kemungkinan kunjungan mereka atas nama pribadi. Kita tidak tahu tujuannya apa dan siapa yang mensponsorinya. Ini tindakan yang disesalkan,” katanya, dikutip dari NU Online, Ahad (14/7/2024).

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Kementerian Kesehatan wilayah Gubernuran Khan Yunis, Gaza, Israel baru-baru ini melancarkan serbuan di bagian selatan wilayah tersebut, yang menewaskan lebih dari 70 orang dan melukai hampir 290 lainnya.

Sebelumnya, kementerian tersebut juga mengatakan bahwa 20 orang gugur dan 90 orang terluka akibat serangan di wilayah Al Mawasi.

“Jumlah korban gugur dalam pembantaian mengerikan oleh Israel terhadap warga dan pengungsi di lingkungan Al Mawasi di Gubernuran Khan Yunis lebih dari 71 orang, dengan 289 terluka,” demikian tulis pernyataan kementerian kesehatan tersebut, sebagaimana dikutip Senin (15/7/2024).

Serangan tersebut menargetkan kepala militer gerakan Palestina Hamas, Mohammed Deif, dan komandan salah satu unit Hamas, Rafia Salam, kata Radio Angkatan Darat Israel. Saluran berita Al Arabiya melaporkan, mengutip sebuah sumber, bahwa Salam tewas dalam serangan tersebut.

Pos terkait