Repetisi Janji Jokowi
Pernyataan Capres Prabowo itu barangkali merepetisi pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu—sebagaimana disinggung Yahya. Sebagai informasi, Jokowi pernah menjanjikan konsesi lahan kepada PBNU saat menghadiri pengukuhan pengurus periode 2022-2027 hasil Muktamar ke-34 Lampung, di Balikpapan, pada Senin, 31 Januari 2022.
Kala itu Jokowi mengatakan, pemerintah siap merealisasikan pemberian izin konsesi lahan untuk digarap secara profesional. “Saya sudah siapkan. Enggak mungkin saya memberikan ke NU itu yang kecil-kecil. Saya pastikan yang gede. Insyaallah yang gede,” katanya.
Sebelumnya Jokowi juga pernah menyampaikan soal pemberian izin konsesi lahan untuk PBNU ketika Muktamar ke-34 NU berlangsung di Lampung pada Desember 2021. Kata dia, konsesi lahan yang diberikan dapat digunakan sebagai lahan pertanian, minerba, batubara, atau nikel.
“Saya siap menyiapkan konsesi baik itu konsesi lahan untuk pertanian, terserah. Jika ada yang ingin bergerak di usaha nikel, batu bara, atau tambang, misalnya, silahkan. Saya akan berikan konsensinya,” kata Jokowi, di sela pidatonya di Muktamar NU yang digelar di Lampung, Rabu, 22 Desember 2021.
Tawaran itu dia sampaikan karena Jokowi mengaku dengan kader-kader muda NU yang diyakininya mampu menjadi lokomotif pembangunan. “Saya menawarkan kepada yang muda ini, mau saya buatkan sebuah wadah seperti buka PT atau kelompok usaha, dan saya juga akan menyiapkan konsesi. Terserah digunakan untuk apa,” terangnya.
Jokowi ketika itu juga menyoroti soal kemandirian dan kewirausahaan sosial di NU. Menurutnya, hal ini termasuk bagian penting dari kebijakan transformasi yang sedang dilakukan pemerintah, terutama transformasi hijau yang berkelanjutan dan inklusif, transformasi digital ekonomi, serta peningkatan kelas UMKM.





