Viral Video Suroboyo Bus Lindas Motor, Ini Penjelasan Dishub Surabaya

Suroboyo Bus
Lokasi kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan Suroboyo Bus dan pengendara roda dua di Jalan Basuki Rahmat. - Dinkominfo Surabaya

Warganet dihebohkan dengan video kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan Suroboyo Bus dan pengendara sepeda motor di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, pada Ahad (1/11/2026).

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit yang beredar di media sosial tersebut, terlihat ban belakang Suroboyo Bus kempis. Ban depan sepeda motor yang diduga terlibat dalam insiden itu juga tampak mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang Suroboyo Bus terlihat berhamburan keluar setelah kejadian.

Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Eni Sugiharti, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan rekaman kamera CCTV bus.

Eni mengatakan, pengendara sepeda motor terjatuh saat berusaha mendahului bus dari sisi kiri. Pengendara tersebut tergelincir ketika melintasi cekungan penutup saluran air. Sepeda motor kemudian terjatuh dan terlindas ban belakang Suroboyo Bus.

Bacaan Lainnya

“Jadi dia (pengendara roda dua) jatuh sendiri, terus unitnya (sepeda motor) masih jalan, hilang kendali, terseret hingga mengenai bannya Suroboyo Bus. Bus itu sudah sein kiri, terus dia menyalipnya di sisi kiri. Ada cekungan, kena lah dia,” jelas Eni, Selasa (3/11/2026).

Setelah insiden tersebut, Dishub Surabaya bersama pihak kepolisian melakukan mediasi dengan pengendara sepeda motor. Dalam mediasi itu, kru Suroboyo Bus dan pengendara sepeda motor diperlihatkan rekaman CCTV kejadian.

“Sudah klir, karena saat dilakukan pemeriksaan terhadap unit (Suroboyo Bus) itu tidak ada bekas goresan maupun benturan terhadap unit kami. Dibukalah CCTV dan memang keadaannya seperti itu,” kata Eni.

Dishub Surabaya, lanjut Eni, akan melakukan evaluasi untuk mencegah insiden serupa terulang. Pihaknya juga telah memeriksa kru Suroboyo Bus untuk memastikan apakah kejadian tersebut disebabkan kelalaian pengemudi atau faktor pengendara lain.

“Apapun yang terjadi kita evaluasi, apakah ada sanksi untuk crew-nya? Ya kita lihat dulu, ini kesalahan ada pada siapa. Kalau dia tidak mematuhi aturan yang ada, tidak sesuai SOP maka kita sanksi. Tapi kalau ini bukan kesalahan pada pengemudi, ya kami tidak boleh memberi sanksi kepada pengemudi yang tidak bersalah,” terangnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Dishub Surabaya berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya guna memperbaiki cekungan pada penutup saluran air di lokasi kejadian.

Menurut Eni, penutup saluran tersebut telah diperbaiki setelah koordinasi dengan DSDABM sehingga aman dilalui pengendara.

“Karena kebetulan lokasi itu berdekatan dengan halte, kalau ada orang yang agak ngebut atau mengemudi zig-zag terus kena kan bahaya. Bukan hanya berdampak pada operasional Suroboyo Bus, akan tetapi juga pengendara-pengendara lain yang menggunakan akses jalan tersebut,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan