Hati-Hati Terjebak Rayuan “Like” dan “Subscribe”

Bila melihat dari kasus-kasus di atas, penipuan like dan subscribe memiliki modus yang mirip-mirip. Modus penipuan kerja online umumnya beroperasi dengan penipu menawarkan komisi tertentu pada korban setelah menyelesaikan misi atau pekerjaan.

Misi yang ditawarkan penipu ke korban bentuknya bisa beragam, seperti mengambil tangkapan layar pada akun tertentu, serta ada juga misi yang meminta melakukan tindakan like dan subscribe pada akun tertentu. Untuk mengerjakan misi itu, penipu meminta korban untuk menyetor sejumlah uang dulu.

Bacaan Lainnya

Di awal-awal si penipu bakal mengembalikan uang setoran dan memberikan komisi ke korban sebagai perangkap. Saat korban sudah percaya dan terjerat, penipu bakal terus meminta uang setoran ke korban dan tak akan dikembalikan.

Mengingat banyak korban yang sudah berjatuhan, masyarakat semestinya perlu waspada dengan modus penipuan kerja online ini. Untuk itu, masyarakat bisa memakai cara menghindari penipuan kerja online yang tertera di bawah ini.

1. Cek nomor di GetContact

Penipu biasanya menyasar pengguna acak. Apabila Anda menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal, sebaiknya dicek dulu. Cara cek nomor kontak yang tak dikenal dapat memanfaatkan aplikasi GetContact. Aplikasi GetContact bisa diunduh di Play Store (untuk ponsel Android) atau App Store (iPhone). Di GetContact, Anda bisa mendapatkan informasi nama dari nomor asing yang menghubungi Anda.

2. Abaikan pesan dan blokir nomor

Bila setelah diperiksa di GetContact, ternyata nomor asing yang menawarkan kerja banyak diberi nama penipu, sebaiknya pesan yang dikirimnya diabaikan saja. Setelah itu, pengguna bisa memblokir nomor penipu itu.

3. Jangan bergabung ke grup yang diarahkan

Apabila penipu mengarahkan Anda untuk masuk grup chat tertentu, sebaiknya hindari untuk bergabung. Umumnya korban akan mulai terlena saat mulai bergabung di grup yang biasanya juga ada anggota lain yang terlihat bersemangat.

4. Jangan mentransfer uang

Dalam modus penipuan kerja online, biasanya pelaku akan mulai memberikan tawaran menggiurkan. Salah satunya pekerjaan yang mudah dengan imbalan yang lumayan. Korban biasanya juga akan menerima imbalan secara langsung. Namun, untuk beberapa tahap berikutnya, korban akan mulai diminta untuk mentransfer uang dengan nominal kecil secara bertahap, hingga akhirnya mencapai puluhan juta. Jangan tergiur dan transfer uang berapa pun yang diminta.

5. Hindari memberikan data pribadi

Penipu biasanya juga bakal meminta data pribadi korban, nama, usia, wilayah, pekerjaan, dan akun media sosial tertentu. Jangan pernah sekali pun memberikan data pribadi ke orang asing yang tak jelas asal-usulnya karena nanti bisa disalahgunakan.

(Toni)

Pos terkait